Minggu, 14 Desember 2014

Sistem Informasi Manajemen 3



    1.      Sebutkan macam-macam pemprosesan dan jelaskan!
     Jawab   :
Pemprosesan data (data processing) adalah jenis pemprosesan yang dapat mengubah data menjadi informasi atau pengetahuan. Adapun macam-macam pemprosesan data yaitu:

·         Pengolahan batch yaitu mengumpulkan dat terlebih dahulu kemudian diproses sekaligus.

·         Pengolahan On-Line yaitu setiap data yang di input langsung di dapat output atau hasilnya.

·         System Real Time yaitu sama seperti pengolahan On-Line hanya saja data yang di update sesuai dengan  perubahan waktu.



      2.    Jelaskan peranan alat input,output dan software dalam memecahkan masalah!
     Jawab   :
Semua alat input dan output dapat berkontribusi pada pemecahan masalah baik secara langsung dan tidak langsung. Contoh : keyboard, display monitor, printer dan plotter( berperan langsung), source data automation device, microfilm (berperan tidak langsung).

Seperti halnya perangkat keras, perangkat lunak juga dapat berperan langsung atau tidak langsung. Contoh system operasi (berperan tidak langsung), aplikasi bisnis umum dan industry (berperan tidak langsung).

Sebagian peraangkat lunak aplikasi peningkat produktivitas organisasi perorangan (berperan tidak langsung),spreadsheet, analisis statistik dan perkiraan, manajemen proyek (berperan langsung).

    3.   A. Apa pengertian dari E-Commerce?

        Jawab   :

                      Electronic  Commerce (Perniagaan Elektronik ), sebagian bagian dari electronic Business (bisnis yang di lakukan dengan menggunakan electronic transmission). Oleh para ahli dan pelaku bisnis  di coba di rumuskan definisinya. Secara umum E-Commerce dapat di definisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan atau perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan  menggunakan media elektronik.









  B. Sebutkan keuntungan dan kerugian dari E-Commerce ( min 3)?

       Jawab   :

                     Keuntungannya yaitu :



1.       Dapat meningkatkan market exposure (pangsapasar)

2.       Melebarkan jangkauan (global reach)

3.       Menurunkan biaya operasional (operating cost)

4.       Memperpendek waktu produksi

5.       Meningkatkan customer loyality


                     Kerugiannya yaitu :
                   1.       Pencurian atau penyadap informasi rahasia dan penting yang berharga.

                   2.       Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan.

 Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam

                   3.       Kehilangan segi financial secara langsung karena kecurangan.

Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu kerekening lainnya atau dia telah  mengganti semua data financial yang ada.

                  4.       Penggunaan akses kesumber oleh pihak yang tidak berhak.
                        Miasalnya seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankkan.





Transaksipadaonline shop sepatu “Women Like Fashion”





      4.     A. Apa yang anda ketahui tentang file, sebutkan dan jelaskan tipe file?
              jawab :
      1.    File induk , file terpenting yang berisi record-record yang sangat di perlukan dalam     perusahaan di bagi menjadi 2 yaitu:
                        ·         File induk statis : jarang berubah nilainya

                                   Contoh : data karyawan
                        ·         File induk dinamis : recordnya sering berubah sebagai hasil dari transaksi
                                  Contoh : file persediaan barang
   2. File transaksi, file yang di gunakan untuk merekam data yang di peroleh dari  transaksi.
               Contoh : fike transaksi penjualan atau registrasi pengambilan mata kuliah
 3. File laporan disebut juga file output yang berisi informasi yang merupakan hasil pengolahan data yang ada.
 4. File histori di sebut juga file arsip yang berisi data masa lalu yang sudah tidak aktif lagi tapi masih di simpan.
 5. File salin, file yang berisi salinan dari file-file yang masih aktif di dalam database pada kurun waktu tertentu.

            B.  Bagaimana sistem pengorganisasian database traditional berproses?
                 Jawab :


      1.  Redudansi atau duplikasi data. Menyebabkan informasi menjadi kurang akurat, bahkan perbedaan karena data yang satu sudah di perbaharui sementara duplikatnya belum.
      
2.  Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang di gunakan untuk mengolah masing-masing database yang di bangun.

      3.  Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang menyebabkan SI yang terbentuk menjadi kurang fleksibel.

      4. Keterpisahan database satu dengan yang lainnya mengakibatkan tingkat keamanan data menjadi rendah.

      5. Penggunaan data bersama sangat kurang sehingga database kurang dapat di eksplolasi atau di olah untuk menghasilkan laporan-laporan manajerial departemental.




5. Jelaskan Tiga Tingkat Representasi Data !
Tiga tingkat representasi data: 


1.      Level penyajian penampakan, representasi hasil pengolahan database menggunakan SI dalam format yang mudah di pahami oleh pemakai.
2.   Level konseptual, memperlihatkan file-file data yang di buat dan hubungannya satu sama lain dalam sebuah lingkungan database.
3.   Level fisik, tahap terendah dari abstraksi data yang memperlihatkan struktur dan jenis data serta bagaimana data tersebut di simpan dan di organisasikan dalam media penyimpanan..



    referensi

    Kamis, 30 Oktober 2014

    Sistem Informasi Manajemen 2


    1.      Sebut dan jelaskan langkah pendekatan sistem?

    Pendekatan Sistem adalah upaya untuk melakukan pemecahan masalah yang dilakukan dengan melihat masalah yang ada secara menyeluruh dan melakukan analisis secara sistem.
    Dalam melakukan pendekatan sistem ada langkah-langkah dan tahapan yang bisa dilakukan:

    Tahap I: Usaha persiapan
    Langkah-langkahnya adalah memandang perusahaan sebagai suatu sistem, mengenal sistem lingkungan (pemegang saham, pelanggan, masyarakat keuangan, masyarakat global, pemerintah, pesaing, pemasok, serikat kerja), mengidentifikasi subsistem-subsistem perusahaan.

    Tahap II: Usaha definisi
    1.      Suatu masalah ada atau akan ada (identifikasi masalah).

    2.       Mempelajari masalah untuk mencari solusi (pemahaman masalah).

    3.      Mencari pemicu masalah (problem trigger) yang dapat berasal dari lingkungan atau dari dalam perusahaan.

    4.       Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem. Caranya adalah menganalisis sisem menurut subsistem-subsistemnya. Kemudian apakah susbsistem itu terintegrasi menjadi satu unit yang berfungsi lancar? Lalu apakah semua subsistem bekerja untuk mencapai tujuan sistem? Setelah itu analisa top-down untuk mengidentifikasi tingkat sistem dimana penyebab persoalan berada.

    5.       Menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu.Elemen-elemen sistem dapat dianalisis secara berurutan, yaitu:
    §  Mengevaluasi standar (standar harus sah/valid, standar harus realistis, standar harus dimengerti oleh mereka yang akan mencapainya, dan standar harus terukur).
    §   Membandingkan sistem output dengan standar.
    §   Mengevaluasi manajemen.
    §   Mengevaluasi pengolah informasi.
    §   Mengevaluasi input dan sumber daya input.
    §   Mengevaluasi proses transformasi.
    §   Mengevaluasi sumber daya output

    Tahap III: Usaha solusi
    - Mengidentifikasi berbagai alternatif solusi. Dengan cara mencari jalan yang berbeda untuk memecahkan masalah yang sama. Seperti Brainstorming (tukar pikiran), dan Joint Application Design (rancangan aplikasi bersama)

    - Mengevaluasi berbagai alternatif solusi. Contohnya dengan menggunakan kriteria evaluasi yang sama, untuk mengukur seberapa baik suatu alternatif dapat memecahkan masalah.

    - Memilih solusi terbaik. Dengan cara menganalisis suatu evaluasi sistematis atas pilihan-pilihan dan mempertimbangkan konsekuensi pilihan tersebut pada tujuan organisasi. Kemudian memberi penilaian atas proses mental manajer. Setelah itu melakukan tawar-menawar atau negosiasi antara beberapa manajer.

    - Menerapkan solusi. Masalah tidak terpecahkan hanya dengan memilih solusi terbaik tapi perlu diterapkan.

    - Menindaklanjuti untuk memastikan bahwa solusi itu efektif


    2.      Berikan contoh sebuah system pakar atau expert system?
    Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik
    Bentuk umum sistem pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh pengguna suatu sistem) mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut

    Contoh – Contoh Sistem Pakar, antara lain:

    1.       Kontrol. Contoh pengembangan banyak ditemukan dalam kasus pasien di rumah sakit, di mana dengan kemampuan sistem pakar dapat dilakukan kontoro terhadap cara pengobatan dan perawatan melalui sensor data atau kode alarm dan memberikan solusi terapi pengobatan yang tepat bagi si pasien yang sakit.

    2.       Desain. Contoh sistem pakar di bidang ini adalah PEACE yang dibuat oleh
    Dincbas pada tahun 1980 untuk membantu disain pengembangan sirkuit elektronik. Contoh lain adalah sistem pakar untuk membantu desain komputer dengan komponen-komponennya.

    3.      Diagnosis. Pengembangan sistem pakar terbesar adalah di bidang diagnosis penyakit, diagnosis kerusakan mesin kendaraan bermotor, diagnosis kerusakan komponen komputer, dan lain-lain.

    4.       Intruksi. Intruksi merupakan pengembangan sistem pakar yang sangat berguna dalam bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan, di mana sistem pakar dapat memberika instruksi dan pengajaran tertentu terhadap suatu topik permasalahan. Contoh pengembangan sistem pakar di bidang ini adalah sistem pakar untuk pengajaran bahasa Inggris, sistem pakar untuk pengajaran astronomi dan lain-lain.

    5.       Interpretasi. Sistem pakar yang dikembangkan dalam bidang interpretasi melakukan proses pemahaman akan suatu situasi dari beberapa informasi yang direkam. Contoh sistem yang dikembangkan dewasa ini adalah sistem untuk melakukan sensor gambar dan suara kemudian menganalisanya dan kemudian membuat suatu rekomendasi berdasarkan rekaman tersebut.

    6.       Monitor. Sistem pakar dibidang ini banyak digunakan militer, yaitu menggunakan sensor radar kemudian menganalisanya dan menentukan posisi obyek berdasarkan posisi radar tersebut.

    7.       Perencanaan. Perencanaan banyak digunakan dalam bidang bisnis dan keuangan suatu proyek, di mana sistem pakar dalam membuat perencanaan suatu pekerjaan berdasarkan jumlah tenaga kerja, biaya dan waktu sehingga pekerjaan lebih efisien dan lebih optimal.

    8.      Prediksi. Sistem pakar ini mampu memprediksi kejadian masa mendatang berdasarkan informasi dan model permasalahan yang dihadapi. Biasanya sistem memberikan simulasi kejadian masa mendatang tersebut, misalnya memprediksi tingkat kerusakan tanaman apabila terserang hama dalam jangka waktu tertentu. Program ini dibuat pada tahun 1983 oleh Boulanger dengan nama PLANT.

    9.      Seleksi. Sistem pakar dengan seleksi mengidentifikasikan pilihan kemungkinan solusi. Biasanya sistem mengidentifikasikan permasalahan secara spesifik kemudian mencoba untuk menemukan solusi yang paling mendekati kebenaran.

    10.  Simulasi. Sistem ini memproses operasi dari beberapa variasi kondisi yang ada dan menampilkan dalam bentuk simulasi. Contoh adalah program PLANT yang sudah menggabungkan antara prediksi dan simulasi, di mana program tersebut mampu menganalisa hama dengan berbagai kondisi suhu dan cuaca



    3.      Sebutkan beberapa sifat pengolahan data yang membedakan dengan aplikasi lain?

    Ada beberapa sifat pengolahan data yang membedakannya dengan aplikasi lain :
    a. menjalankan tugas penting
    b. mengikuti prosedur standar secara relative
    c. mendapatkan data yang lengkap.
    d. Mempunyai focus historisa yang palin utama
    e. Memberikan informasi pemecahan masalah minimal.


    Referensi: